Sebelum saya memberikan settingan mode bridge untuk speedy, ada beberapa hal yang perlu diketahui yaitu :
- Modem ADSL adalah Router
- Kebanyakan modem ADSL sudah dilengkapi dengan fungsi firewall
- Perubahan ke mode Bridge pada modem ADSL sama dengan mematikan fungsi router pada modem ADSL
- fungsi dari router pada dasarnya adalah sebagai “Pintu Gerbang” untuk memfilter keluar masuknya “data” dan mengatur lalu lintas “data” tersebut agar tidak melanggar “peraturan-peraturan” yang sudah kita tetapkan pada settingan router dan menunjukkan arah “jalan & tujuan” pada jaringan (network)
- bridge (jembatan) : sesuai dengan namanya. fungsinya adalah hanya sebagai jembatan antar jaringan
- router mati = firewall mati
- firewall mati = tidak ada “barikade pengaman” dan tidak ada “penjaga pintu gerbang” jaringan
- artinya komputer anda seperti rumah di tengah kota yang tidap memiliki “pagar”, dan “penjaga pintu”, dan sudah siap menjadi incaran para “maling” dan “tukang satron“
- Bagi yang masih belum paham, sebaiknya tetap menggunakan mode route saja
- Bagi yang ingin tetap mencoba atau menggunakan mode bridge, segala resiko di tanggung sendiri
- Bagi pemakai Speedy Prepaid dan pemakai mode bridge, install & aktifkan antivirus dan firewall pada windows anda
Berikut ini adalah settingan mode Bridge pada modem sanex :
- Ubah Settingan Modem Sanex ke mode Bridge (settingan pribadi saya)

bagi yang mau mencoba “Bridged Ethernet (Transparent Bridging)” silahkan memberi komentar. Saya juga belum tahu bedanya dimana
- Jika ingin mengembalikan settingan ke mode Routed pada Modem Sanex :

jangan lupa cek username & password speedy anda pada modem, karena setelah anda mengaktifkan mode bridge username & password speedy akan dihapus dari modem. Artinya anda harus menginput lagi username & password speedy jika kembali menggunakan mode route.
Setting koneksi speedy dari windows (harus dari windows) untuk mode Bridge :
- Masuk ke Control Panel > Network Connection > File > New Connection.
atau
Masuk ke Control Panel > Network Connection > Create a new Connection (cari di panel sebelah kiri).
Sampai muncul spt gambar dibawah ini, pilih Next.

- Pilih Connect to the Internet > Next

- Pilih Set up my connection manually > Next

- Pilih Connect using broadband connection that requires a user name and password > Next

- Isi Nama koneksi anda > Next

- Isi username & password speedy anda > Next

- Finish


- Koneksi speedy anda akan muncul pada Network Connection dan sudah siap dipakai


Perhatian :
- Nyalakan Modem sebelum mengaktifkan koneksi speedy dari windows
- pastikan lampu “link” (kedua dari kiri) menyala dan bukan berkedip. Cek juga Status Statistic ADSL modem anda dan pastikan nilai SNR Margin pada kolom Downstream lebih besar dari 27 atau lebih besar dari nilai Attenuation kolom Downstream
Referensi :
- http://speedycare.co.cc, thanks untuk Anakadam untuk informasinya
- portal.telkomspeedy.com
Advertisement

11 March 2009 at 2:37 pm
kalau pakai ubutu gimana???
11 March 2009 at 8:54 pm
untuk setting dial-up mode di ubuntu saya sendiri kurang berapa tau pasti (maklum gapnux –> gagap linux)
ini adalah link ke bantuan dari ubuntu untuk masalah anda
https://help.ubuntu.com/7.04/internet/C/connect-to-internet.html
pada halaman tersebut cari kata “PPPoE Modems” dari browser anda
semoga bisa membantu mengatasi masalah anda
14 March 2009 at 2:06 am
tuh firmwarex asli ato dah upgrade…
14 March 2009 at 6:30 am
firmware modem saya masih asli (sejak dapat dari telkom) dan belum pernah dapat updatenya. kalo ada yang punya link websitenya sanex untuk update firmware bisa di share di sini juga
21 May 2009 at 11:06 pm
hehehe sanex-nya firmware 5100 versi jadul ya, update aja sama yang ini http://downloads.ziddu.com/downloadfile/2533562/SANEX5100.rar.html
7 November 2009 at 7:46 am
apa kelebihan mode bridge dibandingkan Router
7 November 2009 at 8:40 am
bergantung pada aplikasi speedy yang dipakai. kalo pake time base, jelas lebih menguntungkan krn akses speedy akan berhenti jika komputer mati atau di disconnect dari komputer. Kalo mematikan modem, modem butuh waktu paling cepat 1 menit untuk booting OS-nya, dan beberapa modem lama ada yang tidak dilengkapi tombol on-off. Hal ini sangat merugikan kalo pake speedy prepaid.
kalo pake paket unlimited sih ga usah di disconnect speedynya, jadi ga enak kalo pake mode bridge.
mode bridge juga menguntungkan kalo lagi malas setting port forwarding untuk beberapa aplikasi spt torrent di router modem nya, apalagi kalo firmwarenya rada ga beres (dari beberapa modem yang pernah saya coba untuk utak-atik port forwading, masih ada beberapa error spt terhapus, atau terdobel)
25 February 2010 at 8:19 pm
mo nanya gan…biasanya kan modem tu mode nya bridge ma PPPoE…
mode route pada modem sanex tu settingnya gimana y….
kalo yang saya tau mode bridge memang mematikan fungsi routernya…n kalo PPPoE, modem itu juga berfungsi sebagai router…
nah di modem sanex diatas kok saya gak liat option mode route….
3 March 2010 at 10:50 am
@newbi: lihat settingan no 2.
di modem ADSL cuma ada 2 pilihan yaitu :
1. Brigde Mode
2. Route Mode
jadi kalo bukan Bridge pasti Route
PPPoE = PPP over Ethernet
PPPoA = PPP over ATM
PPP = Point to Point Protocol
normalnya PPP adalah koneksi dengan menggunakan saluran telepon dengan fax modem (V.92)
krn kebutuhan kecepatan & Bandwidth semakin besar maka diciptakan inovasi-inovasi baru seperti PPPoE
PPPoE itu beda dengan ADSL, ADSL sendiri hanya merupakan sarana transportasi data sehingga dibutuhkan modem untuk merubah ke PPPoE.
ADSL menggunakan sinyal analog
PPPoE menggunakan sinyal digital